Virtus Pro Berhenti dari Ranah CS:GO

ekawahyubudisantoso.blogspot.com - Pada hari Kamis (13/12/18), berita mengejutkan datang dari organisasi raksasa asal Rusia, Virtus Pro.

Mereka baru saja mengumumkan pemberhentian salah satu divisi tertuanya, yaitu Counter Strike:Global Offensive. Mereka mengungkapkan bahwa akan mengumumkan langkah selanjutnya di akhir tahun 2018 ini.

Kabar ini cukup mengejutkan karena Virtus Pro merupakan salah satu tim tertua di jagat CS:GO. Pamor mereka identik dengan kehadiran “Golden Five” di roster mereka.

Virtus Pro Resmi Berhenti dari Ranah CS:GO
Virtus Pro Resmi Berhenti dari Ranah CS:GO

Namun saat ini, hanya tersisa 2 pemain legenda di tim tersebut, yaitu Jarosław “pashaBiceps” Jarząbkowski dan Filip “NEO” Kubski.

Roman Dvoryankin selaku General Manager dari Virtus Pro mengungkapkan bahwa roster mereka tidak mencapai ekspetasi, dan cenderung kecewa dengan hasil mereka.

“Setelah FACEIT London Major 2018, kita cukup optimis dengan potensi dari line-up saat ini. Sayangnya, ekspektasi kita tidak terpenuhi.

Strategi jangka panjang bagi kami adalah membangun tim kompetitif dengan pemain muda dan mengikutinya sambil membuat keputusan.Saya meminta para fans kami untuk mendukung keputusan kami dalam beberapa minggu ke depan.”

Performa tim Polandia ini memang cenderung menurun hingga ke hilir setelah keluarnya 3 pemain “Golden Five” mereka, yaitu TaZ, Snax, dan byali.

Perlahan mereka mulai meninggalkan klasemen top 30 dunia. Hingga artikel ini dibuat, mereka ada di ujung tanduk, duduk manis di posisi ke 29, tepat di bawah Bravado, Vega Squadron, G2 Esports, bahkan TYLOO.

Virtus.pro memang tim yang unik. Dalam mempertahankan posisinya sebagai penghuni top 30 dunia, mereka tidak mengandalkan aim mereka sepenuhnya. Mereka lebih berorientasi kepada strategi manjur yang mereka miliki.

Jika menilik lebih dalam, umur mereka rata-rata sudah di atas kepala tiga. Reflek dan aim mereka tidak dapat menyamai pemain-pemain lain, bahkan bisa kalah dari tim tier 3.

Mereka mengandalkan strategi mumpuni mereka yang bisa membawa mereka ke kemenangan, bahkan melawan tim terbaik dunia sekalipun.

Namun mereka memutuskan untuk tidak bergantung kepada strategi mereka yang lama kelamaan akan tertebak.

Mereka memerlukan aimer yang handal, dan hadirlah 3 pemain baru mereka, snatchie, morelz, dan MICHU. Pemain muda bertalenta asal Polandia.

Namun tentu saja tanpa pengalaman yang kurang, pemain-pemain tersebut tidak akan selevel dengan Virtus.pro era Golden Five.

Bahkan di akhir, Virtus.pro baru saja kehilangan kesempatannya untuk beraksi di major berikutnya, IEM Katowice Major 2019 paska kalah oleh tim senegaranya, x-kom dengan skor 2-1.

Mungkin kegagalan ini menjadi penguat hasrat untuk berhenti dari sisi pemain maupun manajemen untuk menjalankan divisi ini.

Apa keputusan Virtus.pro mendatang? Apakah mereka akan merombak total roster mereka, atau mungkin skenario paling buruknya meninggalkan ranah CS:GO? Mari kita tunggu saja pernyataan resmi mereka pada akhir tahun 2018 ini. Long Life The Legends, #GOVP

Dengan ini, roster CS:GO Virtus.pro yang saat ini menunggu kepastian:

  • Filip “NEO” Kubski
  • Piotr “morelz” Taterka
  • Jarosław “pashaBiceps” Jarząbkowski
  • Michał “MICHU” Müller
  • Michał “snatchie” Rudzki

Sumber : RevivalTV.ID
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments